Terkait hal itu, Walikota juga memerintahkan kepada Satgas Covid-19 untuk memperbanyak posko di tempat tempat keramaian guna meningkatkan kedisiplinan kepada masyarakat untuk menerapkan prokes 5M. ” Perkantoran dan pusat pusat keramaian harus selalu dihimbau agar tetap disipilin prokes 5M” pintanya.
Sebelumnya secara virtual, Gubernur menyampaikan untuk Sumatera Utara, pemakaian BOR (Bed Occupancy Rate)/ tingkat keterisian tempat tidur adalah 64 persen dan sangat mengkhawatirkan dengan 1.500 yang terpapar dan tingkat laju angka kasus Covid-19 saat ini sangat tinggi dibandingkan provinsi lain.
Namun Gubsu juga mengatakan penanganan tetap memperhatikan perekonomian. “Bagaimana kita mengurangi mobilitas masyarakat dan mengendalikan kondisi Covid-19 tapi tidak mengganggu kondisi riil ekonomi. Silahkan atur diwilayah masing-masing, sehingga tidak menjadi satu persoalan baru, selain ekonomi berjalan namun masyarakat juga harus sehat” ujar Gubernur.
Virtual meeting dilaksanakan di Ruang Kerja Walikota Tebingtinggi yang juga dihadiri Kadis Sosial Drs. Khairil Anwar, M.Si., Plt. Kepala BPBD Drs. Wahid Sitorus, Kadis Perhubungan Manahan Guntur Harahap, S.STP. M.Si., Plt. Kasatpol PP YB. Hutapea, Plh. Kadis Kesehatan sekaligus Jubir Covid-19 Dr. Henny Sri Hartati, Kabid Komunikasi Diskominfo Iswan Suhendi, S.STP., M.Si., Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Legino S.E., M.Si dan Kasubbag Otda dan Kerjasama Rizki Safitri. (Pianus Hulu)












