Ia mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, dukungan pemerintah provinsi terhadap kegiatan Majelis Taklim Al Haura dirasakan cukup kuat, baik dari sisi fasilitas maupun program sosial.
βAcara ini bukan hanya acara modal, tapi juga ada berbagi dengan kaum dhuafa, tukang ojek, anak-anak yatim. Miris sekali, tahun-tahun yang lalu waktu gubernur yang lalu kita di dukung penuh, semua program kita juga di dukung. Bukan untuk pribadi tapi untuk umat, dan yang disalurkan juga bukan dari dana pribadi, tapi uang rakyat, uang umat, sungguh saya kecewa dengan Ka.Biro Umum Provsu. Kegiatan agama lain di didukung, kami tidak, dimana letak salahnya,β tegasnya.
Meski menyampaikan kekecewaan, Erna tetap mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang disebutnya sigap memberikan dukungan, serta soliditas anggota Majelis Taklim Al Haura yang sebelumnya juga terlibat dalam penyaluran bantuan ke daerah bencana. Ia juga menekankan pentingnya peran kaum ibu agar tidak apatis terhadap persoalan sosial dan kebangsaan, termasuk dalam menyampaikan kritik konstruktif kepada pemerintah.












