Medan, kedannews.co.id β Upaya pemulihan pasca-banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah terus dilakukan. Salah satu fokus penanganan diarahkan pada fasilitas pendidikan, menyusul terdampaknya SDN 155678 Hutanabolon 2 di Kecamatan Tukka akibat genangan air dan lumpur sisa banjir.
Sejak Minggu, satuan tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan mengintensifkan pembersihan area sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berlangsung. Material lumpur yang menutupi ruang kelas dan halaman sekolah menjadi perhatian utama agar lingkungan belajar kembali aman dan layak digunakan.
Kegiatan pembersihan ini melibatkan personel gabungan dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Yon Arhanud 11/WBY, Yon TP, serta Yonif 125/Simbisa. Sejumlah peralatan manual seperti sekop, cangkul, angkong, dan sapu dikerahkan, didukung alat berat berupa satu unit ekskavator, dump truck, serta dua mobil pemadam kebakaran untuk mempercepat pengangkatan lumpur.
βKegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu pemulihan sarana pendidikan setelah bencana, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal,β ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (18/1/2026).












