LANGKAT, kedannews.co.id – Aktivitas dugaan galian C di wilayah Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, yang ramai diperbincangkan di media sosial, memunculkan beragam spekulasi publik. Sejumlah unggahan di platform TikTok menarasikan seolah terjadi konflik dan penghadangan terhadap tim kepolisian saat penanganan di lapangan.
Fakta di lapangan menunjukkan, situasi yang terjadi tidak seperti yang digambarkan dalam unggahan viral tersebut. Proses yang berlangsung merupakan bagian dari upaya penanganan dan penengahan guna meredam potensi konflik antara masyarakat dan pihak pengusaha, menyusul kekhawatiran warga atas dampak aktivitas alat berat di aliran Sungai Wampu.
Sebelumnya, warga Dusun 4 Pantai Sampah, Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, sempat menghentikan aktivitas sebuah excavator yang melakukan pengambilan material di kawasan sungai. Warga menilai aktivitas tersebut telah mendekati lahan pertanian dan berpotensi memicu abrasi serta pengikisan tanah produktif milik masyarakat.
Situasi tersebut kemudian ditangani melalui langkah penengahan di lapangan oleh personel kepolisian setempat bersama tim dari Polres Langkat. Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gesekan lanjutan antara warga dan pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas galian C.












