Keempat tim itu masing-masing menggunakan nama Bintang Utara, Bintang Selatan, Bintang Timur dan Bintang Barat.
Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi Lokot Parlindungan Siregar mengatakan pertandingan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi sepak bola di lingkungan perusahaan.
Menurut Lokot, pada era 1980-an hingga 1990-an terdapat sejumlah pegawai Perumda Tirtanadi yang memiliki kemampuan sepak bola dan bahkan ada yang memperkuat PSMS Medan.
“Tahun ’80 dan ’90 an banyak pegawai Tirtanadi ini pemain sepak bola yang handal bahkan ada yang ikut tim PSMS Medan, dengan pertandingan sepak bola antar cabang, Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan tim Kantor Pusat, ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat yang pernah ditorehkan klub sepak bola Tirtanadi,” ujar Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi Lokot Parlindungan Siregar di Ruang Kerjanya Rabu (30/9/2026).
Pertandingan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-121 Perumda Tirtanadi.
Menurut keterangan Lokot, laga antartim berlangsung sportif dan lancar. Persaingan di lapangan juga tetap berlangsung serius dengan kemampuan teknis para pemain yang membuat pertandingan menjadi menarik untuk disaksikan.












