Erikson pun mencotohkan daerah lain atau daerah di luar Indonesia, seperti Singapore. Infrastruktur di negara itu menjadi yang utama bagi kemanjuan pemerintahannya.
“Kalau kita ke Singapore misalnya, yang kita kagumi adalah infrastrukturny, baik bandaranya, gedung gedungnya, semuanya itu produk dari Usaha Bidang Konstruksi. Ini yang tidak pernah diperhatikan para kepala daerah, kecuali etorannya,” kata Erikson.
Sebelumnya, sejumlah pengusaha konstruksi yang bernaung di Gapeksindo pernah mendatangi Kantor Kadin Sumut, terkait pembayaran proyek multi years rancang bangun jalan dan jembatan provinsi tahun 2022-2023 senilai Rp2,7 triliun.
Para pengusaha konstruksi dari Gapeksindo itu meminta dukungan dari Kadin Sumut agar membicarakan pembayaran proyek yang sudah selesai mereka kerjaannya, namun belum dibayar Pemprovsu.












