Hukum & Kriminal

Polres Tapteng Sigap Redam Nyaris Bentrokan Remaja di Rusunawa Pandan, Sajam Diamankan

4
×

Polres Tapteng Sigap Redam Nyaris Bentrokan Remaja di Rusunawa Pandan, Sajam Diamankan

Sebarkan artikel ini

Kesalahpahaman di warung rokok picu ketegangan, polisi bergerak cepat lakukan mediasi dan patroli lanjutan hingga situasi kembali kondusif

Personel Polres Tapanuli Tengah saat melakukan pengamanan dan mediasi warga di Rusunawa Pandan, Kecamatan Pandan, dalam situasi tegang pascakejadian, Selasa (21/4/2026) malam. (kedannews.co.id/Foto: Ist)

TAPTENG, kedannews.co.id – Personel Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) bergerak cepat meredam potensi bentrokan antarkelompok remaja yang nyaris pecah di kawasan Rusunawa Pandan, Selasa (21/4/2026) malam. Ketegangan sempat memuncak setelah warga Batu Mardinding mendatangi rusunawa guna mencari oknum yang diduga membawa senjata tajam.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, melalui laporan kegiatan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan), mengonfirmasi bahwa situasi berhasil dikendalikan sebelum terjadi kontak fisik antar kelompok.

Peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman di sebuah warung rokok di kawasan Batu Mardinding, Jalan Abdul Rajab Simatupang, Sibuluan. Berdasarkan keterangan saksi, Arianto, sekelompok remaja penghuni Rusunawa Pandan yang merupakan pengungsi bencana alam datang untuk membeli rokok.

Kasat Reskrim Polres Tapteng, IPTU Dian A. Perdana, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat salah satu remaja kesulitan menyalakan sepeda motor. β€œSaat hendak pulang, sepeda motor salah satu remaja tersebut sulit menyala. Karena emosi, ia melontarkan kata-kata kotor. Pemuda setempat merasa tersinggung karena mengira ucapan itu ditujukan kepada mereka,” ujarnya.

Ketegangan meningkat ketika warga melihat salah satu remaja dari arah rusunawa diduga mengeluarkan senjata tajam dan menggesekkannya ke aspal hingga menimbulkan percikan api saat meninggalkan lokasi. Warga yang merasa terancam kemudian mengejar kelompok tersebut hingga ke Rusunawa Pandan.

Sekitar pukul 23.20 WIB, layanan Call Center 110 Polri menerima laporan warga terkait keributan dan dugaan ancaman senjata tajam. Tim Patroli Polres Tapteng yang dipimpin IPTU Dian A. Perdana bersama IPDA Marwan Hasibuan dan IPDA Andre S. Saputra langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi pada pukul 23.30 WIB, petugas mendapati kerumunan warga dalam kondisi tegang. Namun, kehadiran polisi mampu meredakan situasi dan mencegah bentrokan. β€œBenar ada keramaian warga, namun personel segera melakukan mediasi dan menenangkan situasi. Tidak ada bentrokan fisik yang terjadi,” jelas IPTU Dian.

Dalam penyisiran di sekitar lokasi, petugas Satpol PP yang berjaga di Rusunawa Pandan, Arip Silitonga, menemukan sebilah parang di dalam parit. Barang bukti tersebut telah diamankan dan diserahkan ke Polres Tapteng untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, meski pemiliknya belum diketahui.

Sementara itu, Kepala Lingkungan (Kepling) 4 Pasar Baru, Erwin Pasaribu, sempat mengamankan beberapa pemuda yang dicurigai terlibat dalam keributan. Mereka dibawa ke Mapolres Tapteng sekitar pukul 23.50 WIB untuk dimintai keterangan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan bukti kuat adanya tindak pidana, para pemuda tersebut dipulangkan dengan pembinaan.

Usai penanganan kejadian, Polres Tapteng melanjutkan patroli Blue Light di sejumlah titik rawan di Kecamatan Pandan, seperti Pantai Indah Pandan, alun-alun, serta beberapa kafe guna mengantisipasi balap liar, geng motor, dan aksi premanisme.

Hingga Rabu dini hari pukul 02.30 WIB, situasi di wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah, khususnya di Kota Pandan, Sibuluan, dan Sarudik, dilaporkan kembali aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak remaja, terutama pada malam hari, untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas.