“Allahumma salli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad wa sahbihi wa barakahi wa sallam,” ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan suci yang penuh kemuliaan, namun kemuliaan Allah SWT berada di atas segala kesucian tersebut.
“Ramadan karim, Allah Al-Karim. Ramadan adalah bulan yang suci, namun Allah subhanahu wa ta’ala lebih tinggi dari segala kesucian ini,” tuturnya.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum perubahan status kehambaan seorang Muslim menjadi lebih istimewa di hadapan Allah SWT.
“Ramadan adalah bulan di mana Allah subhanahu wa ta’ala mengubah status kehambaan kita dari hamba yang biasa menjadi hamba yang luar biasa di dalam momentum Ramadan,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa di bulan Ramadan terdapat banyak keutamaan, di antaranya pahala puasa yang langsung diberikan oleh Allah SWT dan nilai ibadah membaca Al-Qur’an yang lebih utama dibanding bulan lainnya.
“Puasa akan Allah sendiri yang memberikan pahalanya, dan bacaan Al-Qurannya menjadi kebaikan yang lebih daripada bulan-bulan selain Ramadan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di bulan Ramadan terkumpul tiga rukun Islam sekaligus, yakni salat, zakat, dan puasa.












