“ Kami menurunkan lima unit mobil Damkar dan puluhan personel dibantu personil Satpol PP dan masyarakat melakukan proses pemadaman dan penanganan di lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman, ” ujar Ismail.
Menurut Ismail, proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain menyebabkan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Ismail menyebut nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
” Selain korban jiwa, total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Besarnya kerugian diduga akibat tidak ada barang dari rumah yang terbakar yang sempat diselamatkan, ” terangnya.
Camat Padangsidimpuan Andri Harahap turut membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pendataan sementara pemerintah kecamatan, sembilan rumah dinyatakan ludes terbakar.
Kesembilan rumah itu masing-masing milik Masdewi Siregar (70), Mahrup Harahap (40), Pasopang (70), Munadi (35), Suhenda DLT (52), Mudah DLT (60), Sofyan Siregar (60), Mariani BTB (80), dan Salman Harahap (53).












