“Banyak faktor yang menyebabkan UMKM terpuruk di tengah pandemi ini, diantaranya masalah permodalan, rendahnya kemampuan masyarakat untuk membeli, kesulitan membeli bahan baku dan lain sebagainya. Perlu kiranya Pak Bobby Nasution membantu UMKM untuk mengatasi sebahagian permasalahan yang dialami pelaku UMKM tersebut,” harapnya.
Untuk membantu UMKM naik kelas, imbuh Suryani, ada beberapa program yang bisa dilakukan diantaranya UMKM berbasis digital. Artinya, UMKM harus memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam menjalankan usahanya. Untuk itu perlu kerjasama dengan berbagai pihak terkait, seperti akademisi dalam mempersiapkan dan pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan dan pendampingan.
“UMKM Go Ekspor. Menurut hasil riset Arrbey Research Q1-2020, Indonesia punya harapan melakukan ekspor pasca pandemi. Hal ini ditandai dengan 41,9 persen berpotensi melakukan ekspor apabila pelaku usaha diberi pelatihan dan 29 persen pelaku usaha berpotensi melakukan ekspor apabila diberi bantuan permodalan,” pungkasnya.
Penulis: Zultaufik
Editor: Mery Ismail












