Sumatera Utara dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism. Daerah ini menawarkan banyak destinasi, mulai dari Danau Toba untuk kegiatan air dan reli, Bukit Lawang untuk mountain bike dan lari, hingga Pulau Nias yang dikenal dunia sebagai surga surfing.
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, juga memberikan apresiasi kepada panitia dan sponsor atas terselenggaranya reli internasional tersebut di wilayahnya. “Dengan kedatangan para peserta dari luar negeri, tentu dapat mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Simalungun. Kami berharap ke depan lebih banyak event dunia bisa digelar di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua IMI Sumut, Harun Mustafa Nasution, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI atas dukungan penuh terhadap event ini. Ia juga mengungkapkan kabar gembira terkait rencana pelaksanaan WRC 2027 di Sumut.
“Kita sudah mendapatkan kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto setuju kejuaraan dunia reli 2027 akan digelar di Sumut,” jelas Harun.
Ia mengakui bahwa lintasan APRC kali ini terbilang keras dan sulit dilalui. Event yang berlangsung selama tiga hari itu bahkan membuat sejumlah pereli gagal mencapai garis finish. “Yang sudah berhasil kami ucapkan selamat, dan yang belum berhasil semoga bisa mencoba lagi pada kejuaraan berikutnya,” tambahnya.












