Meski demikian, aksi yang berlangsung di depan kantor SPPG tersebut berjalan tertib. Warga menegaskan bahwa mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi tanpa melakukan tindakan anarkis.
Efita mengungkapkan, kehadiran program SPPG sebelumnya sempat memberi harapan bagi warga sekitar untuk memperoleh pekerjaan, meskipun hanya sebagai tenaga relawan.
βKami senang awalnya, karena ini seperti peluang baru bagi warga sekitar,β ucapnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Operasional SPPG Sudirejo Medan Kota 007, Deni, menjelaskan bahwa proses perekrutan relawan telah dilakukan sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Total relawan yang diterima mencapai 47 orang, yang berasal dari berbagai wilayah, termasuk luar Sudirejo.
Menurutnya, sebagian warga menuntut agar seluruh relawan diambil dari lingkungan sekitar, namun hal tersebut tidak sepenuhnya dapat dipenuhi.
βMemang ada keinginan dari warga agar semuanya dari sini, tapi kami tetap mengikuti prosedur yang ada,β kata Deni.
Meski demikian, pihak SPPG membuka kemungkinan untuk melakukan evaluasi ke depan guna mempertimbangkan aspirasi masyarakat setempat.
βKami akan melihat kembali ke depannya, apakah bisa lebih mengakomodasi warga sekitar, tentu dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan proses seleksi,β ujarnya.












