Katanya, penyebaran Covid-19 saat ini sudah bisa diatasi karena jumlah kasusnya terus berkurang. “Meski sudah berkurang, bukan berarti virusnya selesai, virusnya masih ada. Alhamdulillah ini semua juga karena masyarakat kita sudah sadar manfaat vaksin,” ujarnya.
Lanjut Ijeck, vaksinasi adalah ikhtiar bersama agar aktivitas sehari-hari bisa kembali normal dan ekonomi dapat bangkit kembali. “Karena tanpa masyarakat ikut serta kami pemerintah tidak bisa apa-apa. Kalau dulu ada vaksinnya yang divaksin tidak ada, sekarang vaksinnya kekurangan karena semua orang minta,” ujarnya.
Ijeck juga mengingatkan kalau vaksinasi akan mendukung imunitas tubuh semakin kuat, khususnya saat terkena Covid-19. “Bukan berarti setelah vaksin langsung kebal, namun kalau terkena kecil kemungkinannya menjadi parah. Jangan nanti pemerintah dibilang bohong, soal ajal hanya Allah yang tahu tapi Allah ciptakan kita akal dan pikiran untuk berpikir berbuat. Insya Allah ujian Allah ini akan diangkat Allah, apa yang kita lakukan tanpa doa, tanpa bantuan Allah gak bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Ijeck berharap vaksinasi kedua dapat dilakukan kembali dan IKANAS bisa menjadi contoh untuk kelompok masyarakat lainnya dalam upaya membantu program pemerintah dalam menekan kasus Covid-19.












