“Yayasan Pusuk Buhit sebagai penyelenggara pimpinan Efendy Naibaho berkolaborasi dengan adik adik mahasiswa dari PB IMSU pimpinan Lingga Nasution. Kerja tim ini sangat luar biasa, dan menghasilkan kerja sukses untuk ulos 1.000 meter yang terbentang di Monas,” katanya.
Arief pun berharap aksi bentang ulos 1.000 meter di Monas dapat memberikan spirit positif bagi pemerintah untuk menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional.
“Permohonan kita kepada pemerintah khususnya Presiden Jokowi hanya satu, agar dapat dipertimbangkan untuk bisa ditetapkan hari ulos 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional. Itu saja permintaan kita, samakan ulos dengan batik, sebagai warisan budaya tak benda,” tandas Arief Tampubolon.


















