Sementara itu Plt Kadis Pendidikan Topan Ginting mengungkapkan bahwa pertemuan refleksi ini dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas Pendidikan. Artinya apa yang menjadi kekurangan di tahun 2021 akan dilakukan perbaikan di tahun 2022. Topan Ginting juga mengungkapkan bahwa sejak bulan September lalu Kota Medan telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Hingga saat ini, Kota Medan mendapatkan predikat zero case terhadap permasalahan Covid-19 di sekolah.
“Sampai hari ini Pemko Medan tidak mendapatkan laporan adanya kasus atau cluster penyebaran Covid-19 dari tingkat SD sampai SMP. Semoga kedepannya keadaan dapat semakin membaik dan di tahun 2022 kita dapat melaksanakan pembelajaran secara full,” kata Plt Kadis Pendidikan.
Topan Ginting menambahkan, di tahun 2022 Pemko Medan akan mencanangkan sekolah digital di Kota Medan. Dijelaskannya, berdasarkan arahan dari ]Wali Kota, pendidikan tidak boleh kalah dengan negara lainnya. Oleh karena itu, Pemko Medan harus mendorong dan merangsang dunia pendidikan sejak dini untuk mengajarkan mata pelajaran pemrograman komputer (coding) bagi para siswa di sekolah.












