“Jangan pernah meninggalkan adat, kesenian, dan kebudayaan, karena adat mengajarkan nilai nilai moral kesopanan untuk menghormati orang orang yang lebih tua” pungkasnya.
Ketua PW Mabmi Sumatera Utara yang diwakili oleh sekretaris umum H Syahri dalam kesempatan yang sama mengapresiasi pagelaran seni dan budaya yang diadakan oleh PB Mabmi Langkat.
“Harapan kita bersama dengan acara kesenian dan kebudayaan melayu di Langkat ini terus dibuat, karena merupakan hal positif dalam memperkenalkan kesenian dan kebudayaan yang ada di Langkat” Ujarnya.
Plt Bupati Langkat Syah Afandin dalam arahan dan sambutannya menjelaskan identitas melayu tidak boleh hilang di Langkat sebagai tanah melayu nan bertuah. Sebagai salah bentuk menjaga nilai nilai budaya melayu, acara ini tidak boleh hanya sebatas seremonial sampai disini, harus melekat kepada generasi muda di Langkat.
“Kita ketahui Langkat ada beberapa etnis, jika kita semua bersatu maka menjadi kekuatan yang besar untuk orang-orang yang ingin merusak seni dan budaya etnis yang ada di kabupaten langkat” tegas Syah Afandin.
Terakhir ia menyampaikan Pemkab Langkat terus mendukung hal-hal positif seperti ini, dengan siap berkolaborasi dan bekerjasama membumikan kesenian dan kebudayaan Melayu.












