Revitalisasi Puskesmas Jadi Perhatian
Mengenai revitalisasi Puskesmas, Afif menjelaskan bahwa tidak seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut memiliki layanan rawat inap. Sebagian Puskesmas di Medan masih memberikan pelayanan rawat jalan.
“Tidak semua Puskesmas rawat inap, ada beberapa Puskesmas masih rawat jalan. Tapi memang mengarah kebijakan nasional lebih ke rawat inap sekarang,” ungkapnya.
Ia juga menyebut adanya sejumlah penyakit yang menurut kebijakan nasional dapat ditangani di Puskesmas sehingga tidak seluruhnya harus mendapatkan pelayanan di rumah sakit.
“Ada 144 penyakit yang tidak boleh ditangani di rumah sakit, harus ditangani di Puskesmas. Maka itu yang harus menjadi fokus pemerintah kota dalam revitalisasi yang ada sekarang,” katanya.
Karena itu, Afif menilai penguatan sarana dan kapasitas Puskesmas perlu menjadi bagian dari perhatian Pemko Medan dalam melanjutkan program revitalisasi.
Tiga Puskesmas Baru Masih Akan Dicek
Afif juga mengungkapkan bahwa dalam pembahasan tahun sebelumnya terdapat usulan pembangunan tiga Puskesmas baru. Namun, ia belum dapat memastikan perkembangan masing-masing rencana pembangunan tersebut karena pembahasan KUA-PPAS 2027 belum memasuki pembahasan secara rinci bersama setiap OPD.
“Yang diajukan ke kami tahun lalu ada tiga Puskesmas baru. Mungkin itu kita bisa coba tanyakan nanti bagaimana prosesnya, progresnya, dan apakah rawat inap sudah dimasukkan ke dalamnya,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai lokasi maupun perkembangan ketiga Puskesmas tersebut, Afif mengatakan pihaknya belum memperoleh pembahasan secara detail.
“Ada beberapa. Secara detail kemarin belum kita lihat progresnya, karena kondisinya kita lagi bahas,” tuturnya.
Ia menjelaskan DPRD Medan masih berada pada tahap pembahasan KUA-PPAS dan belum masuk ke pembahasan bersama masing-masing dinas.
“Jadi KUA-PPAS kita belum ke dinas, belum ke masing-masing dinas. Nanti setelah KUA-PPAS kita selesai, kita akan panggil dinas masing-masing, termasuk Perkim. Kita akan tanyakan sampai mana progresnya,” pungkasnya.












