Ikhyar menambahkan, jika ada kerancuan dalam proses maupun hasil, sudah tentu Mahfud MD selaku Menko Polhukam akan bereaksi.
“Karena tugas pokok dan fungsi Menko Polhukam itu adalah menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan,” jelas Ikhyar
Ikhyar melanjutkan, Indonesia menganut sistem Trias Politica, masing masing kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif berdiri sendiri dan tidak bisa saling mengintervensi dan mempengaruhi.
“Kita semua tahu lah, Indonesia menganut Trias politica, kekuasaan executif, legislatif dan yudikatif punya otoritas dan independen dalam menjalankan tupoksinya, jadi tudingan bahwa Mahkamah Konstitusi disetir oleh kekuasaan itu hoax dan sangat kental nuansa politiknya, kita berharap Mahfud MD selaku Menko Polhukam bisa mengawal kontestasi pilpres ini bersih dari isu hoax, fitnah dan gerakan yang mengarah pada perpecahan sesama anak bangsa,” pinta Ikhyar
Ikhyar mengatakan selama menjabat Mahfud MD cukup sukses menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan dan berharap ketika menjadi cawapres Ganjar Pranowo tetap fokus bekerja sesuai dengan tupoksinya.












