Batu Bara, kedannews.com – Ketika digelar even pemilihan ketua, menggunakan sistem formateur, sangat efektif untuk menekan gesekan antar sesama kader, bahkan peluang untuk melakukan money politic (Politik uang) dapat dihindari. Sistem tersebut akan terus kita lakukan saat digelar Musyawarah Cabang (Muscab) maupun Musyawarah Ranting (Musran).
Hal tersebut disampaikan Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah, Ustadz Al Asari, saat membukan Muscab I Al Washliyah Kecamatan Nibung Hangus, di Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Washliyah Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara. Ahad (28/11/2021).

Sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO) 005 Tahun 2015 tentang tata cara pembentukan cabang baru sesuai dengan tingkatannya dilaksanakan oleh PD, dengan mengangkat lima orang sebagai karateker, dua orang dari unsur PD dan tiga orang calon Pengurus Cabang (PC), sebut Al Asari.
Ada pun karateker dari unsur PD adalah Mu’allim Zulkifli, S.Ag, S.Pd, sebagai ketua dan Mu’allim Asril Kholili, S.Ag, sebagai sekretaris ditambah tiga orang calon pengurus.
Tujuan tersebut untuk menata organisasi ditingkat kecamatan, selaras dengan program akselarasi yang dicanangkan oleh ketua Pimpinan Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara, Ayahanda DR. H Dedi Iskandar Batubara, ujar Al Asari












