Melibatkan Ratusan Jamaah
Camat Medan Denai Yogi Prayoga menjelaskan, ANJELI mulai dijalankan dengan melibatkan sekitar 600 ibu-ibu jamaah pengajian AKMD sebagai pilot project.
Menurut Yogi, minyak jelantah yang berhasil dikumpulkan akan disalurkan untuk dijual sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan bagi kegiatan sosial. Penyaluran hasil penjualan tersebut ditargetkan dilakukan secara rutin setiap bulan.
“Penyaluran hasil penjualan jelantah ditargetkan dapat berjalan setiap bulan,” tambahnya.
Untuk KUSALAM, kegiatan pengumpulan dilakukan secara rutin setiap Senin dan Jumat. Dana yang berhasil dihimpun kemudian dialokasikan setiap pekan untuk membantu kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.
Yogi menyebut sasaran program tersebut setidaknya mencakup empat keluarga kurang mampu, lansia dan balita yang mengalami malnutrisi di wilayah Kecamatan Medan Denai.
Kegiatan Pengajian Akbar Kecamatan Medan Denai berlangsung dengan tausiah dan dihadiri masyarakat. Selain memberikan apresiasi terhadap inovasi sosial yang dikembangkan wilayah tersebut, Rico juga memanfaatkan kehadirannya untuk mendengarkan secara langsung aspirasi warga.
Sejumlah keluhan masyarakat terkait kebutuhan pembenahan infrastruktur turut disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Dengan melibatkan masyarakat dalam pengumpulan sumber daya yang sederhana, Kecamatan Medan Denai mengembangkan pendekatan sosial yang menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan bantuan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.












