Tapanuli Selatan, Kedannews.co.id β Bencana banjir bandang kembali melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat menyebabkan Sungai Batang Toru meluap dan merendam sejumlah kawasan pemukiman, dengan Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, menjadi daerah terdampak paling parah hingga terisolasi.
Luapan air menutup akses jalan kabupaten di wilayah Kampung Sirongit dengan ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter. Kondisi tersebut membuat mobilitas warga lumpuh total dan menyulitkan proses evakuasi.
βDesa kami saat ini benar-benar terisolasi. Jalan utama tidak bisa dilalui karena tertutup banjir,β ungkap Kepala Desa Bandar Tarutung, H. Sulhan Sihombing, Jumat malam (2/1).
Banjir merendam sejumlah kawasan padat penduduk, antara lain Kampung Suka Maju (Benteng), lingkungan sekitar SD Inpres, Lorong IV Lingkungan Utama, Kampung Malako, Kampung Baru, hingga Kampung Kemuning. Ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi, mulai dari setinggi pinggang hingga mencapai leher orang dewasa.
Akibatnya, lebih dari 100 warga terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman. Sebagian warga menyelamatkan diri ke rumah kerabat di dataran lebih tinggi, sementara lainnya memanfaatkan fasilitas umum sebagai tempat penampungan sementara.












