Musa Rajekshah juga mengapresiasi vaksinasi yang digelar BPJamsostek bekerja sama dengan Kodim 0201/Medan tersebut dan berharap kegiatan serupa terus dilakukan di daerah ini. Karena, melalui vaksinasi massal diharapkan dapat mendorong percepatan terwujudnya herd immunity di daerah ini.
“Saat ini, dari sekitar 15 juta penduduk Sumut dengan jumlah 11 juta orang penerima vaksin, sebanyak 38% telah mendapatkan vaksin pertama dan 22,8% telah mendapatkan vaksin kedua. Karenanya kami harap kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan, untuk meningkatkan angka pencapaian vaksinasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direktur Kanwil BPJamsostek Sumbagut Panji Wibisana menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah. Kegiatan ini rencananya dilakukan selama tiga hari, 13-15 Oktober, dengan jumlah 5.000 dosis untuk tahap pertama dan 5.000 dosis untuk tahap kedua pada November nanti.
“Harapan kami, semoga kegiatan vaksinasi ini bisa berkelanjutan terhadap instansi lainnya. Karena kita memang harus bersama-sama agar wabah ini bisa hilang,” ujarnya.
Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo menambahkan, target 10.000 dosis vaksin ini akan diberikan kepada pekerja dari serikat buruh, driver ojek online, masyarakat, lansia dan difabel. Dia berharap, melalui kegiatan vaksinasi yang dilakukan akan dapat membuat masyarakat dan pekerja bisa kembali produktif. “Kami mengapresiasi kolaborasi hari ini untuk kita cepat mencapai herd immunity,” ungkapnya.












