Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan HM Husni dalam laporannya menjelaskan, jambore yang mengusung tema Tangguh (Terampil, Unggul dan Humanis) diikuti pramuka penggalang dari seluruh kecamatan di Kota Medan berjumlah 336 orang ditambah pembina pendamping 42 orang dan pinkon 21 orang.
Dalam jambore, jelas Husni, pramuka diajarkan perkemahan, anjangsana dan bumbung pramuka peduli, forum penggalang, pentas seni dan api unggun, penjelajahan (pionering/tali temali), semaphore, morse, sandi, peta dan kompas. Selain itu, imbuhnya, juga diajarkan Budi daya hydroponik, water rescue, mitigasi bencana, pengenalan kebencanaan sejak dini dan simulasi dapur umum.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas dukungannya sehingga Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan Tahun 2022 dapat berjalan sukses dan lancar. Di samping itu kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPBD Provinsi Sumut, Kantor SAR Kota Medan, PDAM Tirtanadi, PT Bank Sumut atas dukungan dan kerjasamanya,” ungkap Husni.
Selanjutnya, kata Husni, pramuka siap berkolaborasi mendukung seluruh program Pemko Medan, terutama pelaksanaan lima program prioritas. “Selain itu pramuka juga siap untuk menjadikan Medan sebagai kota hijau dan dijauhkan dari segala bencana seperti yang disampaikan Bapak Wali Kota,” pungkasnya.












