“Pemko Medan telah merencanakan di tahun 2022 Stadion Teladan akan dimulai rencana renovasi Total atau besar-besaran. Hal ini disebabkan karena DED yang lama untuk renovasi stadion Teladan tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, seperti parkir yang masih diluar. Sebab keinginan pak Wali Kota parkir seharusnya di bawah tanah, seperti rencana di lapangan Merdeka,” Jelasnya.
Dijelaskan Pulungan, renovasi pembangunan Stadion Teladan ini memerlukan anggaran yang besar, diperkirakan anggaran mencapai 400 Milyar. Namun penganggaran akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya dan anggaran berada di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR).
Pulungan menambahkan sebelum dibuat DED, Pak Wali Kota meminta agar bentuknya di sayembara terlebih dahulu sehingga masyarakat Kota Medan ikut andil dalam renovasi stadion Teladan. Dengan sayembara ini nantinya akan diketahui bagaimana bentuk yang baik menurut masyarakat untuk stadion kebanggaan Kota Medan tersebut.
“Juara dari sayembara tersebut akan diumumkan, kemudian akan menjadi dasar Dinas PKPPR untuk merevitalisasi Stadion Teladan. Sayembara ini akan dilakukan di triwulan pertama,” Ujar Pulungan sembari di tahun ini pihaknya hanya menganggarkan untuk biaya perawatan Stadion Teladan.












