Sedangkan untuk anak usia 6-11 tahun, jelas Taufik, sesuai aturan dari Pemerintah Pusat sudah bisa dilakukan.
“Vaksinasi lansia dan anak akan terus gencar kami sehingga memenuhi target,” sebut Taufik.
Selanjutnya, kata Taufik, mereka juga telah menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter) apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. “Kita mulai siaga dari sekarang. Begitu ada pasien positif langsung diisolasi. Jangan sampai tidak diisolasi karena nanti takutnya menyebar dan lebih banyak lagi yang akan kita tracing,” paparnya.
Langkah ini, terang Taufik, dilakukan agar dapat meminimalisir penyebaran Omicron di Kota Medan. Begitu mereka mendapatkan informasi ada yang diduga terpapar Omicron, langsung dilakukan tracing secepatnya.
“Selain pasien serta keluarganya, tracing juga kita lakukan terhadap orang-orang telah melakukan kontak erat dengan pasien Omicron tersebut” jelasnya.
Penulis: Zultaufik
Editor: Mery Ismail, S.Sos












