Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan juga menyampaikan kondisi keuangan Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 dari Pendapatan Daerah.
“Dimana target Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 ditetapkan sebesar Rp. 1.705.542.036.833,00, terealisasi sebesar Rp 1.675.507.917.165,69 atau sebesar 98,24 persen,” paparnya.
Dirinya menjelaskan bahwa pendapatan dimaksud bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target Rp 162.732.997.328,00, terealisasi sebesar Rp 157.499.662.625,69 atau sebesar 96,78 persen, Pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp 1.520.783.855. 089,00, terealisasi sebesar Rp 1.496.386. 425.430,00 atau sebesar 98,40 persen dan target lain-lain.
“Pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 22.025.184.416,00 terealisasi sebesar Rp.21.621.829.110,00 atau 98,17 persen. Untuk belanja daerah tahun anggaran 2022 ditetapkan sebesar Rp. 1.793.166.676.322,00, terealisasi sebesar Rp 1.711.068.913.854,5 atau sebesar 95,42 persen,” ketusnya.
Bupati Asahan mengungkapkan bahwa belanja daerah terdiri dari belanja operasi dialokasikan sebesar Rp 1.198. 503.847.703,00, terealisasi sebesar Rp 1.131.412.533.251,57 atau 94,40 persen, Belanja modal dialokasikan sebesar Rp 308.845.676.257,00, terealisasi sebesar Rp 298.253.409.596,94 atau 96,57 persen dan Belanja Tidak Terduga sebesar Rp 3.635.948.000,00, namun tidak ada yang direalisasikan.












