“Pencarian masih dilakukan walau terkadang berhenti karena cuaca yang sekarang ini tak menentu. Saya imbau kepada nelayan yang ingin melaut tetap waspada, hati-hati,” imbaunya.
Di hadapan Bupati, salah seorang korban selamat, Ibrahim (40), mengisahkan jika kejadian yang menimpa dirinya dan rekan-rekan sesama nelayan berlangsung pada dini hari pukul 01.00 WIB, Kamis 24 Februari.
โAkibat angin kencang puting beliung dan ombak besar yang menghantam, sampan akhirnya tenggelam. Setelah tenggelam, kami baru mengetahui kalau satu orang rekan kami sudah tidak terlihat. Sedangkan yang satu lagi masih sempat kami lihat tangannya menggapai-gapai permukaan tapi badannya udah hanyut,โ tutur Ibrahim.
Ibrahim yang bertugas sebagai tekong mengatakan pasca sampan yang terbalik, dia dan 3 orang lainnya yang selamat sempat terombang-ambing berjam-jam sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan lain yang melintas. Adapun tiga orang nelayan yang selamat adalah M Kosim (62) Songah Iswandi (45) dan M Baiduri (26).
โTerima kasih kepada Pemkab Sergai yang hadir pada hari ini sekaligus memberi bantuan. Kami juga berterima kasih kepada tim yang tetap melakukan pencarian kepada dua rekan kami yang belum ditemukan,โ tandasnya.












