Batu Bara, kedannews.com – Dalam rangka mencegah kekurangan gizi karena kurangnya asupan gizi dalam waktu lama (Stunting). Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Kabupaten Batu Bara, yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), kukuhkan Duta Tablet Tambah Darah (TTD), di halaman SMAN I Tanjung Tiram. Kamis (20/01/2022).
Ketua TP-PKK Batu Bara, Maya Indriasari Zahir, menjelaskan, pemberian tablet tambah darah ini dilakukan setiap minggu sebagaimana surat edaran Kemenkes RI, Dirjen Kesmas, nomor HK 03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS).
“Pemberian TTD dengan dosis 1 (satu) tablet per minggu untuk sepanjang tahun dan pemberian dilakukan untuk remaja putri usia 12-18 tahun,” jelas Maya.
Pemberian TTD ini sangat penting demi kelangsungan masa depan anak – anak Batu Bara, agar tetap dalam kondisi sehat sehingga dapat menyerap pelajaran dengan maksimal, sebutnya.
Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus mengatakan, kegiatan ini adalah upaya pencegahan dan penurunan stunting secara dini serta mensosialisasikan dan mendistribusikan TTD bagi remaja putri dilingkungan sekolah lanjutan tingkat atas seperti SMA, SMK dan Madrasah Aliyah yang ada di Batu Bara, terang Ilyas.












