Masalah pemanasan global (global warming) mulai diangkat ke permukaan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi (Earth Summit) di Rio de Janerio, Brazil tahun 1992. Sebelum diselenggarakan KTT tersebut, persoalan seputar pemanasan global (global warming) seakan disepelekan, dan dianggap sebagai hal yang biasa terjadi dalam setiap kehidupan atau interaksi antar manusia.
Akan tetapi dengan berbagai penelitian atau riset dan ditandai dengan beragam tanda-tanda dan dampak, pemanasan global (global warming) semakin mendapatkan perhatian secara internasional. KTT terakhir tentang bumi yang diselenggarakan di kota Kyoto Jepang tahun 1997, semakin mematenkan dunia bahwa pemanasan global (global warming) merupakan musuh utama umat manusia yang mendiami bumi, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi secara menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan.
Fase global boiling (perebusan global) adalah fase peningkatan status dari global warming (pemanasan global), di mana suhu permukaan bumi terus meningkat hingga di angka 1,2โฐC yang menyebabkan perubahan iklim, cuaca ekstrem, naiknya permukaan air laut hingga kekeringan parah. Peningkatan kadar CO2 secara kontinyu merupakan salah satu aktor penyebab gas rumah kaca (GRK).












