Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Sumatera Utara

Drainase Gaperta Diperbesar, Rico Waas Cek Langsung Progres Pengerjaan Saat Hujan

×

Drainase Gaperta Diperbesar, Rico Waas Cek Langsung Progres Pengerjaan Saat Hujan

Sebarkan artikel ini

Saluran sepanjang 1.047 meter dibangun dengan u-ditch dan box culvert berukuran 120 x 140 sentimeter. Pemko Medan menyiapkan dua jalur pembuangan untuk mengurangi beban aliran air.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan drainase di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, saat hujan, Kamis (24/6/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Tiang PLN Perlu Digeser

Pengerjaan drainase di kawasan Gaperta juga membutuhkan koordinasi dengan sejumlah pihak. Salah satunya PLN karena terdapat tiang listrik yang posisinya perlu disesuaikan dengan konstruksi saluran baru.

“Pengerjaan ini berkoordinasi juga dengan PLN karena tiang listrik harus kita geser sedikit,” imbuhnya.

MEMPROSES ADSENSE...

Proyek yang sedang dikerjakan membentang dari Simpang Jalan Kapten Muslim hingga Simpang Jalan Beringin. Pemko Medan juga telah menyiapkan rencana untuk melanjutkan pembangunan drainase di kawasan Gaperta Ujung pada tahun depan.

Total Pekerjaan Capai 1.047 Meter

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, didampingi Kepala Bidang SDA dan Drainase Hardy Sibarani, menjelaskan bahwa total panjang drainase yang dikerjakan mencapai 1.047 meter.

“Untuk struktur material menggunakan u-ditch beton sepanjang 1.002 meter dan box culvert sepanjang 45 meter dengan spesifikasi lebar 120 cm serta kedalaman 140 cm,” jelasnya.

Selain memperbesar dimensi saluran, sistem pembuangan juga dirancang menggunakan dua alur. Skema tersebut dibuat untuk membagi aliran air sehingga beban tidak terkonsentrasi pada satu jalur pembuangan.

“Arah pertama sebagian aliran air diarahkan ke kawasan Kapten Muslim menuju Danau Singkarak, dan arah kedua diarahkan ke persimpangan jalan Asrama hingga bermuara di sungai,” tambahnya.

Hardy optimistis seluruh pekerjaan drainase tersebut dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Dengan pembangunan tersebut, Pemko Medan menargetkan kapasitas pengaliran air di kawasan Gaperta dapat meningkat. Kelanjutan pembangunan di Gaperta Ujung pada tahun berikutnya juga disiapkan sebagai bagian dari penanganan sistem drainase di kawasan tersebut.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan