Terkait itu, jelas Suryadi, Wali Kota siap memenuhi permintaan Dubes Belanda untuk memperluas sisi kiri TPA Terjun beberapa hektar lagi guna menjadikannya sebagai tempat wisata.
βBahkan, Pak Bobby mengatakan sisi kiri dan kanan yang kini dibangun sistem pengelolaan sampah dengan metode sanitary landfill akan ditata menjadi tempat wisata. Ini betul-betul akan kita wujudkan,β ujarnya.
Dikatakan mantan Kadis Kesehatan Kota Medan ini, Bobby Nasution sangat mendukung penuh tawaran Dubes Belanda tersebut. Selain mengatasi persoalan sampah yang merupakan satu dari lima program prioritas, jelasnya, menantu Presiden Joko Widodo ini berharap melalui kerja sama yang dilakukan lambat-laun dapat menghilangkan ketakutan masyarakat akan TPA. Sebab, bilangnya, TPA telah menjadi tempat untuk bersantai yang nyaman, mengobrol serta makan. βSaya yakin kerjasama yang dilakukan dengan Pemerintah Belanda ini akan menjadikan TPA Terjun semakin baik kedepannya,β tuturnya optimis.
Yang menarik lagi, beber Suryadi, tawaran kerjasama yang dilakukan Pemerintah Belanda tidak membebankan biaya kepada Pemko Medan. Sebab, melalui kerjasama yang dilakukan Pemerintah Belanda akan berinvestasi sekaligus memberikan uang kepada Kota Medan.












