Selain itu, Edy Rahmayadi juga berharap produksi padi bisa terus ditingkatkan. “Saya mendengar Kecamatan Mardinding dan Kecamatan Lau Baleng menghasilkan 8 sampai 7 ton gabah per hektar, ke depan bisa ditargetkan hingga 9 sampai 12 ton per hektarnya,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Julfikar Karo-Karo (50) menyampaikan permohonan kepada Gubernur untuk menambah pasokan pupuk, benih dan alat pemotong padi. Gubernur pun berjanji akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sebagai dukungan peningkatan produksi petani.
Sebelumnya dalam perjalanan menuju Desa Lau Kasumpat, Gubernur beserta rombongan berkesempatan meninjau lahan pertanian bawang, jagung dan cabai di Desa Lau Solu, Kecamatan Mardingding. Gubernur juga menyerahkan bantuan alat pertanian, diantaranya pompa elektrik dan bibit jagung hibrida NK 212 kepada Ketua Kelompok Tani Anugerah Biner Panggabean (50) dan Ketua Kelompok Tani Batu Rongkam Candra Panjaitan (36).
Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah IV Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo Hermawati mengatakan, jenis varietas padi unggul yang ditanam memiliki kelebihan, diantaranya usianya sangat pendek, dan dapat dipanen pada usia 96 – 115 hari.












