Politik

Hasyim dan Wong Chun Sen Bagikan Sembako saat Hadiri Perayaan Ulambana di Vihara Nam Hai Kwan-Im

×

Hasyim dan Wong Chun Sen Bagikan Sembako saat Hadiri Perayaan Ulambana di Vihara Nam Hai Kwan-Im

Sebarkan artikel ini

“Adanya pengaruh Buddhisme memunculkan kepercayaan mengenai hantu-hantu kelaparan (makhluk Preta) yang perlu dijamu pada masa kehadiran mereka di dunia manusia,” jelas Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan ini.

Lanjut Hasyim didampingi Wong Chun Sen, pada momen ini, kita juga berbagi kasih kepada masyarakat agar mereka mendapatkan keberkahan. 

“Keberkahan itu bukan hanya dinilai dari orang yang mampu saja, akan tetapi keberkahan juga harus menjadi milik warga yang tidak mampu,” katanya. 

Senada dengan Hasyim, Wong Chun Sen mengungkapkan, di dalam Buddhisme, tradisi yang disebut Ulambana ini juga dirayakan dan eksis dalam kebudayaan Jepang, Vietnam dan Korea. Namun, Ulambana tidak dapat diartikan langsung sebagai Festival Hantu dan sebaliknya juga. 

“Terlepas dari semua mitologi religius di atas, hikmah dari perayaan ini sebenarnya adalah penghormatan kepada leluhur dan perjamuan fakir miskin. Pada hari itu diadakan pembacaan paritta dan persembahan untuk roh-roh gentayangan yang tidak berkeluarga atau yang ditelantarkan oleh keluarganya. Sebab itu, perayaan ini secara umum dikenal dengan nama Sembahyang Rebutan (Cioko),” terang Wong yang juga politisi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan ini. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *