Dengan aplikasi itu, sambung Muhammad Riau, Polda Riau bekerjasama dengan TNI berhasil memadamkan 6.000 titik api, sehingga Provinsi Riau bebas dari asap kebakaran hutan dan lahan. Atas capaian dengan menciptakan Aplikasi Dashboard “Lancang Kuning” yang mampu mendeteksi hotspot titik panas di sepanjang tahun 2020 telah berhasil memadamkan 6.000 titik api, sehingga provinsi Riau bebas dari asap.
“Atas capaiannya tersebut, Polda Riau menerima Indonesia Award 2020 oleh Kapolri. Begitu juga dengan keberhasilan penangkapan 463 orang pelaku peredaran, penyalahgunaan narkotika dalam Operasi Anti Narkoba hanya dalam kurun waktu 22 hari saja, dengan menyita 42 kg sabu, 50.000 pil ekstasi dan ganja,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Muhammad Riau optimis dengan pengalaman reserse, intelijen serta prestasi yang pernah diraih Irjen Agung Setya Imam tersebut, dapat berhasil diterapkan untuk menjaga kamtibmas, upaya preventif dan penegakan hukum demi terwujudnya masyarakat Sumut yang beradab, aman, nyaman, dan menjadi Polri yang Presisi di Sumut.












