Menurutnya, pertandingan baik tergantung dengan kenetralan seorang wasit. Oleh karena itu, kami mengapresiasi Ketua Umum PGSI yang telah membuat kegiatan seperti ini. Semoga dapat menambah ilmu dan pengetahuan bagi peserta, pungkas Bupati sembari menambahkan jika di tahun depan sudah harus dipersiapkan untuk PON Sumut-Aceh. Dan ini merupakan tugas bagi kita semua untuk terus berusaha dan mencari bibit-bibit unggul dari sekolah-sekolah.
Sementara itu Ketua Umum PP PGSI, Trimedya Panjaitan, SH., MH mengatakan jika pihaknya serius untuk melaksanakan pembinaan sekaligus mengembangkan gulat di Indonesia.
“Saya harap dapat regenerasi. Dan kepada 28 orang peserta wasit serta 23 orang peserta pelatih yang hadir dari seluruh Indonesia dapat melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh,” cetusnya.
Tak lupa Ia meminta kepada wasit agar dapat berlaku adil dalam setiap pertandingan. Kemudian wasit terbaik nantinya akan diberikan reward sehingga akan terbangun integritas dan kredibilitas.
“Mari bekerja dengan sungguh-sungguh, agar cabor gulat ini dapat benar benar berkembang. Dengan menyamakan visi kita bersama agar mudah untuk mengembangkan gulat sebagai.olahraga yang banyak diminati kaum muda,” papar Trimedya.












