Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Sofyan, dikatakan persoalan stunting menjadi permasalahan terbesar saat ini. Sebelumnya, ungkapnya, jumlah stunting di Kota Medan sebanyak 500 balita, perlahan turun menjadi 364 balita dan kini tinggal 298 balita lagi.
Oleh karenanya melalui evaluasi yang dilakukan ini, mantan kasatpol PP Kota Medan itu berharap dapat menentukan indikator pendukung dalam menekan angka pertumbuhan stunting di Kota Medan. Dimana indikator ini nantinya, bilangnya, dapat dipergunakan sebagai upaya tambahan mencegah peningkatan angka stunting di Kota Medan.
“Melalui PTP2WKSS, kita yakin ini sebagai program yang dapat meningkatkan peran perempuan melalui pendekatan yang terkoordinir dan bersinergi. Dikatakannya, PTP2WKSS diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga demi mencapai taraf hidup keluarga yang berkualitas.
Kepada perangkat daerah terkait, kata Sofyan, Wali Kota berpesan agar dapat memberikan dukungan serta motivasi, khususnya bagi perempuan agar semakin berdaya guna mewujudkan keluarga yang sehat, dan sejahtera melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).












