Sementara Ustad Hasby Al Mawardy dalam tausiahnya mengatakan, kisah maulid berdasarkan asal usul dan sejarahnya ada lima, yaitu : berkumpulnya manusia, membaca Al Quran, ada tersedia hidangan, menyampaikan sejarah dan kisah kisah Nabi kemudian pulang. Pada.peringatan Maulid ini, kita sudah berkumpul, hidangan sudah ada dan kisah maulid tengah disampaikan. “Sebelum kita pulang, hikmah dari berkumpulnya ini mendapat pahala dan ketenangan. Kita jangan sombong, tetaplah bersilaturahmi, tahu diri dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Syukuri yang ada jangan syukuri yang tidak ada. Jangan hidup seperti ayam, tapi hiduplah seperti penyu. Ayam hanya bertelur sebutir tapi recoknya sekampung. Penyu memiliki ribuan telur, tapi tidak bangga, Penyu tetap tenang dan diam. Dalam hidup ini kita jangan menatap ke langit tetapi merunduklah ke bumi, ” urai Ustad.
Ustad juga menyatakan, momen maulid yang digelar Lintas Alumni SMAN 6 ada memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim. Hal ini merupakan amalan yang terbaik. Sedekah pertama atas kelahiran Nabi Muhammad ialah sedekah yang dilakukan paman nabi, Abu Lahab, yaitu dengan membebaskan budaknya bernama Zainab dan kemudian masuk Islam dan menjadi ibu susu Nabi. “Nabi tak minta banyak dari umatnya. Tetapi terhadap sesiapa umatnya yang selalu bersalawat pada pagi, petang, sore hinggakan malam hari, In Syaa Allah mendapatkan safaat dari Rasulullah nanti,” ujar Ustad..












