Baskami mengakui, pihaknya kerap mendengar keluhan para petani, terkait pupuk subsidi yang sulit dicari pada masa tanam. “Kalaupun ada pupuk non subsidi, harganya mahal sekali, sehingga menambah biaya. Petani kita menjerit. Saya mendorong pihak terkait, agar menyalurkan pupuk tepat sasaran. Saya kira perlu dicek ke lapangan, data yang ada di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) sebagai penerima pupuk subsidi harus sinkron dengan yang ada di lapangan,” jelasnya.(cut)
Ketua DPRD SU Desak Pemda Prioritaskan Penyediaan Pupuk Subsidi Bagi Petani Kecil.












