“Melayu bukan etnis tapi Melayu adalah wangsa dan bangsa, artinya lebih besar. Selagi dia muslim, agama Islam maka dia adalah Melayu. Kami bukan memelayukan orang Melayu. Tugas kami adalah memelayukan orang yang ada di Tanah Melayu.
Selanjutnya Awel mengatakan, pihaknya yang bernaung di dalam LLMB Kota Medan adalah perisai bagi kaum Melayu dan juga perisai bagi pemerintah.
βArtinya pemerintah berpihak kepada rakyat akan kami kawal tetapi kalau tidak maka kami akan kritis,” paparnya.
Mengenai Pilkada Medan, LLMB Kota Medan butuh dan akan menyokong sepenuhnya pihak-pihak yang mau menjadi walikota. Dengan kondisi dan jumlah yang sedemikian ini, kami bukan menghilangkan sosok etnis kami, tapi kami menghormati dan memuji orang-orang yang ada di Tanah Melayu Deli untuk hidup rukun dan damai,” paparnya.
Sementara Prof Ridha mengatakan dirinya adalah alumni Fakultas Kedokteran USU dan masuk UI ambil Spesialis Bedah Saraf. Setelah diterima mengajar di USU kemudian ia menyelesaikan S3 dan Profesor-nya di USU, sehingga dia pun kemudian diangkat menjadi Kepala Bedah Saraf di RS Adam Malik Medan.












