” kami terus mengembangkan produk fesyen yang memadukan unsur budaya dengan desain modern. Produk-produk tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diperkenalkan ke pasar internasional,” ujar Rico Waas.
Di sektor transportasi, Pemko Medan juga tengah mendorong penggunaan kendaraan listrik. Langkah tersebut dikaitkan dengan pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan sebagai bagian dari upaya membangun transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan.
“Kami sekarang lebih fokus pada bus-bus yang menggunakan listrik. Ini menjadi bagian dari upaya kami dalam mengembangkan transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan,” lanjutnya.
Selain transportasi, pengelolaan sampah menjadi agenda lain yang dibahas. Pemko Medan tengah berupaya membenahi tata kelola persampahan, termasuk menjajaki konsep waste to energy sebagai alternatif penanganan sampah sekaligus pemanfaatan energi.
Peluang kerja sama juga dibicarakan dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Kedua bidang tersebut dinilai dapat menjadi ruang kolaborasi antara Pemko Medan dan Belgia ke depan.
Dari sisi Belgia, David Jordens menyebut Medan menjadi kota pertama di Pulau Sumatra yang dikunjunginya setelah resmi memulai masa tugas sebagai Duta Besar Belgia untuk Indonesia pada awal Agustus 2026.












