Langkah ini dilakukan agar arus lalu lintas masyarakat yang melintas di jalan nasional Medan–Sibolga tidak terganggu.
Dody menambahkan secara umum kondisi jalan nasional di jalur tersebut berada dalam keadaan baik. Namun potensi longsor tetap perlu diwaspadai karena kondisi alam yang tidak dapat diprediksi.
“Kami telah menyiapkan langkah antisipasi agar pembukaan akses jalan bisa dilakukan dengan cepat jika terjadi longsor,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, para pengendara juga diminta menjaga kondisi fisik selama perjalanan agar dapat berkendara dengan aman.
Menurut Dody, meskipun sebagian wilayah Sumatera Utara telah memasuki musim kemarau, beberapa daerah di kawasan Tapanuli masih berpotensi diguyur hujan.
Karena itu, pemudik diminta tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
“Jika merasa lelah saat berkendara, sebaiknya beristirahat di posko terdekat agar perjalanan tetap aman dan lancar hingga sampai tujuan,” pungkasnya.












