Oleh : Pahri Syarief
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Aufa Royhan Padangsidimpuan
Sebagai generasi penerus bangsa, remaja sering kali menjadi sasaran empuk bagi industri rokok. Berbagai iklan yang menarik dan pemberian harga terjangkau menjadikan rokok seolah-olah sebagai ‘teman’ bagi sebagian remaja.
Namun, apa yang tampak menyenangkan di balik rokok tersebut ternyata menyimpan ancaman yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis yang mengancam nyawa, seperti kanker paru-paru, jantung koroner, dan stroke.
Zat-zat berbahaya dalam rokok seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida dapat merusak organ-organ vital secara perlahan namun pasti. Akibatnya, para perokok akan menghadapi risiko kematian yang jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok.
Lebih mengkhawatirkan lagi, dampak buruk merokok akan semakin parah jika dilakukan sejak usia remaja.
Pada usia ini, organ-organ tubuh masih dalam tahap perkembangan, sehingga zat-zat berbahaya dalam rokok dapat mengganggu proses pertumbuhan.
Selain itu, kebiasaan merokok yang terbentuk sejak dini akan sulit dihilangkan di kemudian hari.












