Pada kategori Bahasa Arab, peserta mendapatkan bimbingan dari Ustadz Khairuddin, M.Pd., dan Ustadz Wahyu Alamsyah, S.Pd. Adapun pendampingan peserta Bahasa Inggris dilakukan oleh Ibu Mukti Wahyu Ningsih, S.Pd., M.S., serta Ibu Dewi Sartika Datmi, S.Pd.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan kemampuan peserta didik, terutama dalam penguasaan bahasa asing. Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dinilai memiliki peran penting untuk memperluas wawasan, menunjang komunikasi, serta membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda.
Kepala MIN 4 Tanjungbalai, Nurbaiti MY, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kompetisi tersebut. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi sekaligus memperoleh pengalaman berharga di tingkat nasional.
“Harapan kami, seluruh siswa MIN 4 Tanjungbalai yang mengikuti Kompetisi Kompac 2026 dapat memberikan kemampuan terbaiknya, memperoleh hasil yang membanggakan, dan membawa nama baik madrasah. Kami ingin anak-anak semakin percaya diri, rajin belajar, serta terus mengembangkan kemampuan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ungkap Nurbaiti MY, S.Ag.
Prestasi Diiringi Pembentukan Karakter
Menurut Nurbaiti, keikutsertaan dalam kompetisi tidak semata-mata ditujukan untuk meraih kemenangan. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk membangun kedisiplinan, menjunjung kejujuran, menjaga sportivitas, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah.












