TULUNGAGUNG, kedannews.co.id — Ribuan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengikuti Gerak Jalan Santri dengan mengenakan sarung di Aloon-Aloon (Taman Kusuma Wicitra) Tulungagung, Sabtu (31/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari roadshow peringatan Hari Santri 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Peringatan Hari Santri tahun ini menempatkan santri sebagai bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Peran tersebut bertumpu pada kedalaman spiritual, keluasan ilmu, karakter yang kuat, serta kemampuan untuk produktif, kreatif, dan adaptif.
Ketua Lakpesdam NU Tulungagung, Gus Sahrul Munir, menyampaikan bahwa subtema peringatan Hari Santri 2026 adalah “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan momentum menjelang peringatan Hari Jadi Tulungagung ke-821 yang jatuh pada penghujung 2026. Peringatan hari jadi daerah itu menegaskan filosofi “Gumregah, Nyawiji Lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi”.
“Selaras dengan tekad kuat Kaum Santri berkontribusi positif terhadap kemajuan Bangsa, Negara, konteksnya Tulungagung, bisa klik dengan talk line Hari Jadi Tulungagung Nyawiji Lan Ngabekti”, Pungkasnya






