Sementara itu, Direktur Utama PT TWC Edy Sutijono menyambut baik kehadiran Pemprov Sumut. Pihaknya, kata Edy mencoba berbagi upaya bersama BUMN yang telah dilakukan di kawasan Borobudur dan berharap bisa jadi pelajaran yang bisa dikembangkan lagi mendukung wisata yang ada di Sumut, khususnya dalam mengembangkan Bukit Lawang, Tangkahan dan tentunya Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas.
“Kita di sini diskusi, melihat masalah dan mencari solusinya dan semoga setelah datang kemari melihat langsung bisa diimplementasikan apa yang baik dari sini untuk dikembangkan di Sumut,” ujarnya.
Hal sama juga disampaikan Direktur Destinasi Pariwisata BOB Agustin Peranginangin. Katanya, Sumut memiliki kekayaan lokal yang juga khas dan sangat menarik. “Kami berterima kasih atas kunjungan Pemerintah Provinsi Sumut hari ini, mudah-mudahan yang didapatkan dari sini bisa menjadi inspirasi, tidak mesti sama karena Sumut memang memiliki ciri khasnya sendiri, kebudayaan lokal yang cukup besar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ijeck dan rombongan mengunjungi Balkondes Coklat di Desa Bigaran, yang berjarak sekitar 10 km dari Candi Borobudur. “Jadi desa ini mengolah coklat secara tradisional menjadi coklat yang rasanya tidak kalah dengan coklat dari Paris,” ujarnya Ijeck sembari tersenyum.












