Damikrot menambahkan operasi pasar minyak goreng murah tahap kedua ini digelar mulai tanggal 18 sampai 20 Januari 2022 di 5 titik, yakni Pasar Petisah, Pasar Bakti, Pasar Titi Kuning, Pasar Jawa dan Pasar Tuntungan.
“Minyak Goreng per liternya kita jual Rp 14 ribu. Tiap titik kita akan menjual minyak goreng sebanyak 5.000 Liter. Diharapkan adanya operasi pasar minyak goreng murah ini dapat membantu masyarakat kota Medan yang membutuhkan dan menstabilkan harga minyak goreng yang saat ini melonjak naik,” Jelas Damikrot sembari mengucapkan terima kasih kepada Distributor minyak goreng yang turut berpartisipasi pada Operasi pasar tersebut.
Sementara itu Dirut PUD Pasar Suwarno yang hadir dalam pembukaan Operasi pasar minyak goreng murah mengungkapkan pihaknya siap berkolaborasi khususnya dalam hal menyediakan tempat untuk digelarnya operasi pasar minyak goreng murah di setiap pasar tradisional. Suwarno berharap upaya yang dilakukan Pak Wali Kota Medan dalam menstabilkan harga minyak goreng dengan Operasi pasar ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya minyak goreng.












