Binjai, kedannews.com – Banyak Catatan Hitam yang terjadi di Bulan September selama Republik ini berdiri menjadi sebuah negara, yang menyebabkan dikemudian hari rentetan tragedi itu dikenal sebagai tragedi September Hitam.
Pada September Tahun 1965 sampai 1966 menjadi awal dari kelamnya september Hitam. Enam Jenderal, satu Perwira mati di lubang yang tak berdaya bahkan pada tahun itu juga terjadi pembantaian massal akan masyarakat yang dituduh PKI tanpa melewati prosesi Persidangan.
Peristiwa Tanjung Priok terjadi pada 13 September 1984, ketika pasukan keamanan membubarkan pertemuan yang dihadiri oleh kelompok Muslim yang sedang melaksanakan ibadah Shalat Jumat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Insiden ini berujung pada kerusuhan dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan.
Semanggi, September Tahun 1984. Tragedi ini menjadi Sebuah peristiwa penting dalam perjalanan Indonesia menuju reformasi politik dan sosial. Awalnya, demonstrasi ini dimulai sebagai protes mahasiswa dan aktivis yang menuntut perubahan politik yang lebih besar dan perbaikan dalam pemerintahan. Mereka mengecam korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan tindakan sewenang-wenang aparat keamanan. Namun, ketegangan meningkat ketika pasukan keamanan merasa terancam dan berusaha membubarkan demonstrasi tersebut.












