Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkoordinasi dengan Pemerintahan Kabupaten sekitar Danau Toba serta Komponen Masyarakat telah menyiapkan beberapa draft rekomendasi tentang validasi kawasan.
Ditegaskannya, permasalahan tidak hanya sebatas tentang lingkungan semata akan tetapi ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian diantaranya,
- Tentang Panel-panel Informasi yang akurat tentang Geopark itu sendiri ada 16 Geosite di kawasan Danau Toba.
- Adanya Kolaborasi secara internasional dalam membangun komunikasi dan promosi tentang Danau Toba.
- Menyiapkan penelitian termasuk kearifan budaya lokal, tentunya dengan adanya buku ini menjadi rujukan sehingga pembenahan dan pembangunan kawasan bisa dirasakan oleh masyarakat disekitarnya.
Semntara itu, Ketua SMSI Sumatera Utara, Erris J Napitupulu mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera dalam peluncuran buku ini.
“Terimakasih kepada Pj Gubernur Sumatera Utara, Hasanudin yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Zumri Silitonga, Mewakili Pangdam 1/BB, Kapolda, Walikota Medan diwakili Laksana Putra, Mewakili Pimpinan DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan dan Mewakili Walikota Pematangsiantar. Dan Tentunya kepada Pengurus SMSI Sumut, Ketua SMSI Kabupaten/Kota, serta Ketua Panitia Peluncuran Buku, Benny Pasaribu,”ucap Erris.
Erris menuturkan bahwa penerbitan buku ini tidak sebatas penerbitan buku namun konsep nyata dalam pembangunan kawasan ekosistem kawasan Danau Toba.












