Bupati melanjutkan, perkembangan bidang ekonomi saat ini sudah sampai di taraf ekonomi kreatif di era industri 4.0.
Masih lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai tahun 2021 menunjukkan keadaan yang terus meningkat dari tahun 2015. Namun ia menerangkan, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi turun sebesar -0,44% akibat pandemi Covid-19.
βSaat ini setelah memasuki masa endemi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai naik kembali menjadi sebesar 2,87%, unggul dari rata-rata laju pertumbuhan Provinsi Sumut yang ada di angka 2,61%,β rincinya.
Sedangkan untuk aspek UMKM, saat ini jumlahnya di Sergai mencapai 139.155 pelaku yang berasal dari bidang pertanian, perdagangan, jasa, dan industri kecil.
βHingga saat ini, hanya ada 41 UMKM yang sudah menerapkan go digital. Sedangkan total Industri Kecil Menengah (IKM) di Sergai sebanyak 2.231 dan dari situ hanya 6 IKM yang sudah go digital. Lalu pelaku usaha ekraf di Sergai berjumlah 78 pelaku usaha dan 20 diantaranya sudah go digital,β terangnya lagi.
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan pihaknya tetap melakukan pendampingan karena banyak yang harus dibenahi dalam perkembangan ekraf di Sergai.












