“Para sarjana STKIP Al Maksum Insya Allah menjadi kebanggaan masyarakat,” yakinnya.
Selain itu, Plt Bupati Langkat juga yakin pembangunan gedung kuliah mendorong prioritas pemberdayaan potensi lokal dengan kreatifitas dan inovatif. Serta memiliki multiplier effect yang meningkatkan ekonomi masyarakat.
Sebelumnya Pembina Yayasan Al Maksum, Drs H Akhmad Djulham MPd MM pada sambuatanya menyampaikan, STKIP Al Maksum aktif pada 2018 berdasarkan putusan Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan no 77/KPT/ I/ 2018, di bawah kepemimpinan Ketua Yayasan Haji Maksum Abidin Shaleh.
Mulai 2018 sampai sekarang, proses belajar mengajar, STKIP masih menggunakan gedung yayasan yang juga dipergunakan untuk proses belajar dari tingkatan TK sampai tingkat SMK.
Sementara STKIP Al Maksum sendiri terdiri dari lima (5) prodi, diantaranya Pendidikan Teknik Informatika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
Kini total mahasiswanya 2.547 orang yang menempuh pendidikan di STIKP Al Maksum dari 2018 sampai saat ini.






